Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Introduksi

Blog ini mengemas NEWS, PROSA, PUISI, dan CERITA-SEKITAR-KITA. Sebagian besar berisi berita yang "Tidak Mengenakkan Dalam Masyarakat". Alasannya adalah supaya para pembaca tidak ikut-ikutan menjadi Orang Indonesia yang "Buruk". Kita sudah bosan dengan kerusuhan, konflik, entah atas dasar SARA atau Intervensi Asing, jadi marilah kita lindungi diri kita dari orang atau kelompok yang "Menginginkan Keburukan Terjadi Dalam Negeri Kita Ini".


_Asah Terus Penamu_





WeDaySupport

Tamu Wajib Lapor










hibah sejuta buku

Mayat Dalam Tabung Gagal Dibawa ke Flores

  • Jumat, 16 Maret 2012
  • A. Moses Levitt
  • Label , ,
  • Emil Budi Santoso (37) sebenarnya sempat bingung akan dikemanakan jenazah Eka Indah Jayanti (27), isteri simpanannya setelah dibunuh 11 Februari lalu di kediamannya Jalan Kapas Krampung 210 Surabaya.

    Pengusaha asal Flores, NTT, itu dibantu isteri sahnya, Patricia Yolansia Dahlia, sempat akan mengubur jenazah wanita asal Gerobokan, Jawa Tengah, tersebut di pekarangan atas rumahnya, sehari setelah setelah dibunuh. Namun karena jenazah sudah membusuk, Emil panik, sehingga memindah jenazah Eka ke tempat tidur lantai bawah, dekat garasi.

    Entah dapat inspirasi dari mana, esok harinya dia langsung membeli sebuah tabung besi berdiameter 43 cm dan panjang 175 cm, berikut peralatan las. Jenazah Eka yang sudah membusuk itu kemudian dimandikan lalu dibungkus kain dan plastik rangkap 10, kemudian dimasukkan dalam tabung besi yang bentuknya mirip penyangga reklame berukuran besar. Tabung besi itu dilas rapat sehingga tidak menimbulkan aroma busuk, kemudian diletakkan begitu saja di garasi rumah.

    Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Sudamiran, mengatakan, sebenarnya Emil berencana menguburkan jasad Eka di kampung halamannya di Flores. Namun rencana itu gagal setelah polisi terlebih dahulu menanganinya, berdasarkan laporan seseorang yang curiga atas menghilangnya Eka.

    ''Lagipula kapal menuju Flores yang ditunggu Emil belum juga datang,'' ungkapnya, Selasa (13/3/2012) malam.

    Gagal membawa jasad Eka ke Folres, Emil pun kini harus berurusan dengan polisi, begitu juga istrinya, Patricia Yolansia Dahlia yang dianggap turut membantu Emil dalam proses kejahatan itu.

    ''Kami masih mendalami dan mempertimbangkan status untuk Patricia, karena saat ini dia adalah ibu rumah tangga yang sedang mengasuh tiga orang anak Emil,'' kata Sudamiran.

    Emil tidak lagi dapat mengelak tuduhan polisi setelah tim identifikasi Polrestabes Surabaya membuka paksa tabung besi di garasi rumah di Jalan Kapas Krampung 210 Surabaya yang berisi jasad wanita simpanannya. Proses pembukaan itu menimbulkan aroma busuk yang sangat menyengat sehingga mengundang banyak warga untuk melihat dari dekat. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto, sebelumnya menegaskan, tersangka Emil telah melakukan tindak pembunuhan berencana. Jika benar demikian, Emil terancam hukuman kurung 20 tahun hingga seumur hidup karena melanggar pasal 340 KUHP.

    0 komentar:

    Related Posts with Thumbnails

    La Musica