Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Introduksi

Blog ini mengemas NEWS, PROSA, PUISI, dan CERITA-SEKITAR-KITA. Sebagian besar berisi berita yang "Tidak Mengenakkan Dalam Masyarakat". Alasannya adalah supaya para pembaca tidak ikut-ikutan menjadi Orang Indonesia yang "Buruk". Kita sudah bosan dengan kerusuhan, konflik, entah atas dasar SARA atau Intervensi Asing, jadi marilah kita lindungi diri kita dari orang atau kelompok yang "Menginginkan Keburukan Terjadi Dalam Negeri Kita Ini".


_Asah Terus Penamu_





WeDaySupport

Tamu Wajib Lapor










hibah sejuta buku

Korban Merapi Sekitar 100 Orang

  • Sabtu, 06 November 2010
  • A. Moses Levitt
  • Label , , ,

  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, jumlah korban tewas akibat erupsi Gunung Merapi telah mencapai sekitar 100 orang. Korban tewas berasal dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.

    "Saya mengajak saudara semua untuk berdoa bersama, memohon kepada Tuhan, agar segera dihentikan musibah bencana ini," kata Presiden pada jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/11/2010).

    Presiden juga mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu meringankan penderitaan korban erupsi Merapi. "Saya imbau semua untuk memberikan bantuan. Itu mulia adanya," katanya.

    Sebelumnya, Presiden telah memutuskan upaya tanggap darurat bahwa penanggulangan bencana erupsi Merapi berada di bawah komando Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dibantu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda DIY, dan Kapolda Jateng.

    Seperti diberitakan, Gunung Merapi kembali meletus pada dini hari tadi. Awan panas meluncur hingga jarak 15 kilometer dari puncak gunung. Sejumlah desa hancur. Jarak aman Merapi diperluas hingga radius 20 kilometer.

    Korban tewas akibat awan panas hari ini tercatat sebanyak 55 orang. Besar kemungkinan, angka ini bertambah mengingat belum semua daerah tersapu awan panas berhasil disisir oleh tim SAR dan para relawan. Adapun korban tewas saat erupsi pertama tercatat mencapai 44 orang.

    Letusan pagi ini adalah letusan terbesar setelah sejumlah letusan yang terjadi sejak Selasa (26/10/2010). Sebelumnya, sempat diperkirakan bahwa aktivitas vulkanik Merapi akan mereda setelah lava pijar keluar dari puncak gunung beberapa hari lalu. Namun, perkiraan ini meleset. Merapi kembali meletus lebih dahsyat.

    1 komentar:

    SIANG SORE mengatakan...

    sorry tata baru berkunjung.......semoga Tuhan memberikan ketenangan dan kedamaian bagi mereka.......lagi sibuk apa ni sekarang......

    Related Posts with Thumbnails

    La Musica