Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Introduksi

Blog ini mengemas NEWS, PROSA, PUISI, dan CERITA-SEKITAR-KITA. Sebagian besar berisi berita yang "Tidak Mengenakkan Dalam Masyarakat". Alasannya adalah supaya para pembaca tidak ikut-ikutan menjadi Orang Indonesia yang "Buruk". Kita sudah bosan dengan kerusuhan, konflik, entah atas dasar SARA atau Intervensi Asing, jadi marilah kita lindungi diri kita dari orang atau kelompok yang "Menginginkan Keburukan Terjadi Dalam Negeri Kita Ini".


_Asah Terus Penamu_





WeDaySupport

Tamu Wajib Lapor










hibah sejuta buku

Cari Jejak Pembunuh, Polisi Selidiki Akun Facebook Sisca

  • Kamis, 08 Agustus 2013
  • A. Moses Levitt
  • Label , , ,


  •  
    Kepala satuan reserse kriminal Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudho Wisnu Andiko mengatakan, akun jejaring sosial Facebook milik Franceisca Yofie (34) atau Sisca merupakan salah satu alat bukti yang sedang diteliti.
    "Iya, salah satunya akun FB korban juga kita periksa," kata Trunoyudho saat dihubungi, Rabu  (7/8/2013).
    Seperti yang telah diberitakan, misteri pembunuhan sadis terhadap Sisca di Cipedes, Bandung, Jawa Barat, Senin (5/8/2013) keamrin, hingga kini belum terungkap. Wanita cantik itu ditemukan mengenaskan berlumuran darah di tengah jalan.

    Menelusuri Facebook, ditemukan dua akun mirip nama korban, yaitu akun Franceisca Yofie dan Franceisca Sisca Yofie. Akun Franceisca Sisca Yofie tercatat bergabung dengan Facebook pada 16 Februari 2009. Sementara akun satunya lagi tidak memiliki keterangan kapan bergabung.
    Selain kemiripan nama, satu hal yang menandakan kaitan dua akun itu adalah foto peti mati berwarna putih dengan karangan bunga di atasnya. Dua akun itu mengunggah foto peti mati yang sama dengan sudut pengambilan gambar yang berbeda.
    Dua akun itu memiliki foto profil yang berbeda. Akun Franceisca Sisca Yofie memiliki foto profil seorang gadis cantik mengenakan kaus putih selengan. Sementara akun Franceisca Yofie mengenakan foto profil kalimat makian berlatar hitam.
    Foto profil kalimat makian itu diunggah pada 30 April 2013. Bunyinya, "Kurang Ajar! Selagi hidupnyapun pernah mengusirmu dan tidak melihatmu! Bahkan 2 minggu sebelum kepulangannya mencurahkan rasa sakit hatinya padamu dan berpesan untuk tidak didatangi makamnya oleh bangsat seperti kau!!! Sekarang lancang berani-beraninya menghadap ke makamnya.!! Anjing Biadab."
    Akun itu tidak hanya mengunggah satu gambar kalimat makian. Gambar kalimat lain yang diunggah pada 29 April 2013 berbunyi, "Di hari ke 7 kepulangan ibuku menghadap yang mahakuasa, si anjing biadab datang menabur bunga di makam ibuku yang pernah diseretnya ke kantor polisi!!!!! Tradisi etnis kami, tak seorangpun diperkenankan menghadap atau menabur bunga ke makam orang tsb bila orang itu pernah menaruh luka sakit di hatinya! Karena akan mengeluarkan bau bangkai dirumah, dan akan mendatangkan petaka pada yang ditinggalkannya. Pantas bau bangkai dirumah tercium menyengat! Dendamku tak akan kuhapus sampai ke liang lahatku!!!!"
    "Penelusuran akun FB kita lakukan juga untuk mencari jejak pelaku," kata Truno lagi.  "Kita masih mendalami dan mengembangkan, belum bisa disimpulkan, yang pasti kita akan dalami terus," sambung Trunoyudho.

    #Facebook: Facebook yang tidak jelas bernama Franceisca Yofie mungkin saja dibuat oleh korban sendiri atau oleh orang yang tahu tentang korban dan keluarganya. Buktinya, ada foto peti mati yang sama, dan itu tidak mungkin diambil oleh sembarangan orang, kecuali kenalan atau kerabat.
    #Apa maksud makiannya?: Akun FY melihat orang yang telah menyebabkan ibunya diseret ke polisi, menabur bunga di makan alm. Ibunya dan itu jelas melanggar tradisi etnis—Tionghoa? Apakah si penabur bunga ini tidak tahu tradisi itu karena dia bukan orang Tionghoa, ataukah dia sengaja? Karena kejadian inilah akun FY menaruh dendam pada orang tersebut. Apakah dia berniat membalas dendamnya?
    #Siapa yang dituju?: Alm. Ibu FY sepertinya pernah semasa hidupnya pernah mengusir dan tidak mau melihat seseorang—si penabur bunga?—yang mungkin saja merupakan kenalan atau kerabat mereka. Alasan pengusiran itu bisa jadi karena si penabur bunga pernah menyeret alm. Ibu FY ke polisi jadi dia sakit hati. Bisa jadi 2 minggu sebelum alm. Ibu FY meninggal, dia curhat dan berpesan pada akun FY atau orang dekatnya tentang sakit hatinya pada si penabur bunga dan melarang orang itu tidak boleh datang ke pemakamannya apalagi menaburkan bunga, tapi sekarang akun FY melihat orang itu malah datang dan menaburkan bunga. Dia marah besar.
    #Kalau begitu polisi harus mencaritahu siapa yang pernah menyebabkan alm. Ibu FY diseret ke polisi? Orang ini harus dimintai keterangan, entah dia ada hubungannya dengan meninggalnya FY atau tidak.  
    #2 pelaku pembunuhan sadis ini harus segera di tangkap, diumumkan namanya, motiv kejahatannya agar semua masyarakat Indonesia tahu. Lalu diberi hukuman seumur hidup atau hukuman mati agar menjadi pelajaran buat para penjahat lainnya.

    0 komentar:

    Related Posts with Thumbnails

    La Musica