Susunan pakaian, di balik 2 bingkai kaca, hitam-hitam
tumpukan menara buku fiksi miring, mungkin besok pagi roboh
jejeran mobil mainan, belum dirapikan ke rak
aku tidak meratapi kesulunganku
Besok pagi, entah matahari terbit entah badai
menara buku fiksi harus dibetulkan
tumpukan pikiran dicuci dan jejeran mobil mainan
disusun di rak kayu di luar kamar
Tutup lagi pintu itu, duduk lagi di bibir ranjang ini
mari kita pikirkan kesulungan kita
apakah sebuah berkat atau kutukan?
Medan Membara: Menggugat Nalar Hukum dan Keadilan di Balik SE Wali Kota
Nomor 500-7.1/1540
-
[image: Demo Tolak Pembatasan Daging B2 di Medan]
Wajah Kota Medan mendadak tegang pada Kamis, 26 Februari 2026, ketika
ribuan massa dari berbagai eleme...
1 bulan yang lalu


0 komentar:
Posting Komentar