Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Introduksi

Blog ini mengemas NEWS, PROSA, PUISI, dan CERITA-SEKITAR-KITA. Sebagian besar berisi berita yang "Tidak Mengenakkan Dalam Masyarakat". Alasannya adalah supaya para pembaca tidak ikut-ikutan menjadi Orang Indonesia yang "Buruk". Kita sudah bosan dengan kerusuhan, konflik, entah atas dasar SARA atau Intervensi Asing, jadi marilah kita lindungi diri kita dari orang atau kelompok yang "Menginginkan Keburukan Terjadi Dalam Negeri Kita Ini".


_Asah Terus Penamu_





WeDaySupport

Tamu Wajib Lapor










hibah sejuta buku

formspring.me

  • Jumat, 26 Februari 2010
  • A. Moses Levitt
  • Kamu cantik tp dodol...mau dong sm gw?

    ah, aq maux sm yg jualan dodol garut ja..biar dpt dodol dpt garuk punggung juga klo gatel...(itu ma garuk atuh eneng...)

    Ask me anything

    formspring.me

  • Senin, 22 Februari 2010
  • A. Moses Levitt
  • Mungkin engkau marah padaku, Ibu mertuaku..

    sama sekali tidak, menantuku...aku cuma kehabisan pulsa jd ga balas sms kamu...wkwkwkwkwk

    Ask me anything

    formspring.me

  • A. Moses Levitt
  • apakah kau sudah merasa kuat berkonsekuensi dgn pilihan hidupmu, nak?

    insyaallah, Bu. Anakmu siap.

    Ask me anything

    Holla-holla+via internet

  • Minggu, 21 Februari 2010
  • A. Moses Levitt
  • Label

  • Ini info buat temen-temen penyuka kemudahan era post-modern. Terkhusus tulisan ini dipersembahkan buat Pa Nik, Jorista, dan Desni.

    Skype!
    Skype adalah jenis panggilan yang memakai saluran internet atau biasa disebut voice over internet protocol (VoIP). Biasanya saluran internet ini memakai tarif data. Makanya dia akan lebih murah ketimbang tarif suara. So, gimana cara melakukan panggilan telepon via internet? Kalo lo liat di bahwa ini, itu adalah tips dan alternatifnya. Tapi kalo lo gak suka tulisan dan Skype ini, lo ga usah baca terus, capek nanti.



     

    Memulai Skype

    Lo mesti unduh berkas aplikasi dari situs web  www.skype.com/go/getskype. Trus jalankan Run supaya aplikasi langsung terinstal ke kompi lo. Tapi sebelumnya lo mesti punya perangkat ini:
     





    1. Koneksi internet pita lebar
    2. Mikrofon
    3. Speaker
    4. Program Skype yang tadi lo instal.
    Pada instalasi pertama, ntar muncul kotak dialog "Don't have a Skype Name". Isi kolom-kolom berupa user name, password, trus lo setujui persyaratan yang dinyatakan. Setelah Sign-in berikutnya lo konfigurasi mikrofon dan speaker. Ngetes pengaturannya, di jendela Skype Test Call. Klik dua kali jendela itu trus dengerin kayak apa contoh suaranya. NB: sepanjang panggilan dilakukan sesama pengguna Skype, gak dipungut biaya alias gratis..tis..tis. Lo hanya perlu bayar paket data menurut operator masing-masing. Skype baru pungut biaya kalo lo buat panggilan ke telepon tetap alias rumah dan ke operator lain. So, lo mesti beli Skype Credit atau berlangganan bulanan.





    Panggilan Video
    Skype juga sediain panggilan video selama kompi lo punya kamera web (No Chang sama No Oni punya tuh). Kalo ga punya, Skype sediain satu alat yang namanya video phone. Benda ini adalah gabungan layar, speaker, dan kamera web. Kerennya, video phone buat lo bisa buat panggilan tanpa pake kompi. Wow, dari toilet juga bisa buat panggilan dunkz!

    Aplikasi di Ponsel Pintar (yang punya ini kira-kira No Chang sama temen sihir gw: Richa babbypink)
    Skype tadi itu juga ada dalam bentuk aplikasi di ponsel-ponsel pintar. Berarti ada ponsel goblok dunkz? "Kaga tau" Aplikasi ini ada di iPhone  sama ponsel yang berbasis Symbian. Aplikasi ini dulunya hanya bisa lo pake di kawasan yang punya hotspot alias yang punya pancaran sinyal Wi-Fi. (Di tempatnya Yo Israel sama No Miku kayaknya ga ada le). Trus caranya gini:
    1. Buka layar aplikasi pesan instan di iPhone trus pilih Skype
    2. Sign-up dengan akun Skype lo
    3. kunjungi friend list trus ayo kontak
    Wow....lo bisa gunakan jaringan 3G buat lakuin panggilan Skype cez.

    Skype di Telepon Rumah
    Jadi lo gak usah merasa dianaktirikan. Di rumah juga bisa ber-Skype ria kok, asal ria-nya mau aja. Tapi lo butuh alat atau hub (penghubung) bernama USB SkypeDECT. Pake alat ini lo bisa nyatuin kabel telepon rumah, kompi, dan telepon Skype dalam satu kotak. Hub tadi bisa sinkron sama kompi yang berbasis Window 2000, XP, Vista. Trus dia bisa pake aplikasi Skype 1.2 atau kalo lo suka cari sendiri, versi yang lebih baru lagi.

    Alternatif  Lain
    Selain Skype, sebetulnya ada banyak layanan VoIP lain. Salah satu yang keren tuh, Yahoo! Massenger. Versi anyar layanan pesan instan ini bisa layani voice chat. Untuk akses dia, lo perlu unduh Yahoo!Massenger versi terbaru dan instal di kompi lo. Trus:
    1. Pilih temen yang ingin lo panggil dari daftar lo
    2. Di jendela kamar obrol tuh ada tombol Call dengan gambar ikon gagang telepon. Klik atau entengnya Ctrl+L atau Ctrl+K buat panggilan ke nomor telepon tertentu.
    3. Pake Headphone yang lengkap tambah mikrofon supaya komunikasinya jelas. Tapi kalo lo ada mikrofon sama speaker laptop aja udah bisa kok.
     



    Akhirnya, terima kasih, dan selamat mencoba. Kalo gak berhasil silakan komplain ke orang yang ngerti-ngerti. Bukan gw dunkz! Dag!      


    Cina+wanita (Roro)

    63

    Orang ini membangkitkan simpati, rasa sayang, seperti kami sayang pada Ibu. Seperti kami suka memanjakan adik perempuan kami. Seperti kami ingin selalu dekat kakak perempuan kami. Seperti kami selalu girang jika berkumpul bersama sepupu-sepupu perempuan kami.
    Dia menatap mata kami lebih sering dari pada menatap mata suaminya atau adik iparnya, yang sebaring dengan kami. Mungkin dia melihat sesuatu di dalam mata kami. Kami ingin katakan padanya bahwa dia adalah:
    "Keluarga kami."
    Dan kami adalah orang-orang yang menyayanginya dan memahami keadaannya. Kami adalah generasi baru yang bukan lagi anak-anak generasi rasialis. Kami tak bangga pada darah yang patriotis tapi iblis. Dulu Kakek bercerita:
    "Saya itu bergerilya mengusir penjajah yang menginjak harkat dan martabat kemerdekaan kita. tapi sekarang orang-orang mau membangun kolonialisme modern satu terhadap yang lain."
    "Siapakah orang-orang itu, Kakek?"
    "Orang-orang setanah air."
    Kami mulai menjadi sakit. Kami mulai menjadi derita. Dan kami pengen lari dari negri ini, menetap di Mars atau galaksi lainnya. Kami bukannya takut mati, tapi kami benci melihat orang-orang tak berdosa dimakan iblis primordialis.

    formspring.me

  • A. Moses Levitt
  • Ask me anything http://formspring.me/ANTORamon

    Cina+primordialisme (Roro)

    62

    Jalanan Jakarta sumpek tapi manusia masih semangat berlalu lalang. Jadi teringat sebuah film jadul yang mengisahkan segerombolan penjahat menjarah kota dan memperkosa orang, bahkan laki-laki dan anak-anak sekalipun. "Mereka itu maniak."
    "Tahu dari mana kamu?"

    Seorang teman kami mengatakan bahwa dia tidak terlalu bersimpati pada orang Cina. Dia memang tidak selalu bersimpati pada orang etnis lain: misalnya Arab atau Kaukasia. tapi buat dia, etnis Cina terlalu menempatkan dirinya di sisi terjauh dari kehidupan dalam masyarakat. Tentu saja tidak semuanya benar, tapi kami mendengarkan saja. Sebab dia menawarkan sebungkus cigarette gratis dan sukun goreng ditemani kopi pekat dari kampung halamannya. "Tak usalah kau bersusah-susah mengira-ngira bervarian apa kopi itu dan apa nama kampungnya."
    "Why?"
    "Supaya kau tidak aku bilang primordialis."

    Dan ceritanya begini: hari ini, lupa hari apa, kami terburu-buru ke kampus. Masuk ke ruang kuliah dan terkejut sebab bukan dosen kami yang muda dan berbahasa bagus itu yang berdiri di depan whiteboard, tapi beberapa orang cina, dan rasanya ruang kuliah itu langsung penuh. Seorang laki-laki cina, ternyata suami dari wanita cina yang duduk di baris sebelah kami, memulai pembicaraan. "Dia yang kasih seminar?"
    "Kayaknya. Why?"
    "Gpp."
    Mengalir cara bicaranya. Dan di tengahnya dia menyinggung sedikit saja: "kerusuhan may." dan kami jadi kesal pada negri dan orang-orang dimana kami lahir dan disebut sebagai anaknya. Ketika si istri di daulat untuk berbicara, dia tak sekalipun menyinggung soal diskriminasi rasial dan sebagainya.
    "Padahal kalau mau dicermati, setiap etnis yang mengaku sebagai pemilik atas negri ini pun terus diskriminatif rasial satu sama lain."
    Namun dalam suaranya, pada wajahnya, pada gerak tubuhnya, kami mendengar kesedihan yang mendalam. Dan kami tak bisa berkata apa-apa lagi. Kami ingin keluar dan menemui teman kami yang tidak bersimpati pada orang cina itu.


    formspring.me

  • Jumat, 19 Februari 2010
  • A. Moses Levitt
  • smoga sudah bisa jadi ntar malem...kalo ga, ga keren deh..

    pasti bisa bos

    Ask me anything

    formspring.me

  • A. Moses Levitt
  • berusaha konekan ini form ke fb..ntar cek d blog sm twitt

    coba trus bro

    Ask me anything

    formspring.me

  • A. Moses Levitt
  • Ask me anything http://formspring.me/ANTORamon

    Nasionalisme+indonesia (Roro)

    61

    Si Sulung masih di kamar mandi. Memang kalau mandi, dia suka lama. Gosok apa aja zi? Si Tengah selalu saja bertanya dengan kesal, sementara badannya gerah dan mukanya kusut. Tapi hari ini, petang ini, kami ingin berbicara dengan tamu-tamu kami yang hebat sekaligus tidak hebat. Izinkan kami sebutkan nama-nama itu: Nama-Yang-Ingin-Kau Sebut atau Kau-Tentu-Tahu-Namaini: Juls, Niklas, Changk, Batokx, dan Zammy.
    Mereka berlima datang siang tadi. Agak lusuh zih, tapi tak apa-apa, mereka adalah manusia-manusia dari stok yang paling baik dan gres. Lihat saja kalau kau ingin!

    "Gw lahir di Indonesia," kata Juls membuka. Dia ini orang paling tinggi dan paling berbobot badannya, juga tak menyentuh rokok. Tapi tentu saja dia bukan yang paling pintas sebab nama kedua masih harus dilangkahi dulu. Hahahahahahaha...kami tertawa dengan lelucon sendiri.
    "Gw punya nama belakang asli Indonesia," tambah Niklas, orang yang digadang-gadang paling pintar tadi. Tapi kau harus menguji kepandaiannya dulu, tentu saja, apakah dia tahu siapa pencipta teleskop? Tapi jangan coba-coba tanyakan pada manusia ketiga nanti, dia lebih suka sajak dan puisi juga bola kaki. Klub kesayangannya Chelsea.
    "Ga ada sedikit pun darah dari negara lain yang mengalir dalam nadi gw," timpal Changk sambil membuka baju dan menyampirkannya di gantungan "tali kambing" di balkon kami. Tapi apakah sosok yang keempat nanti benar-benar asli Indonesia? Bukankah dia mirip-mirip orang Kanton?
    "Tapi gw tetep ga pernah ngerasa memiliki negri ini," ucapnya dengan getas, seakan ada kesedihan yang gairah pada negri ini dalam getar suaranya. Dialah Batokx. Temen-temen masih mengira dia pemuda dari Filipina, sebab kata orang-orang dia bernama belakang Filipino. Ow, benarkah begitu? Tapi mari kita lihat KTP-nya. Nah, orang terakhir ini yang lincah mengenai KTP dan tetek bengek lainnya, sebab dia punya daya ingat dan suka mencari tahu yang tinggi. Duduk dengannya sehari, kau akan merasa belajar dari 100 profesor dari Yale.
    Zammy mengeluarkan sebungkus rokok. "Tapi orang-orang dari negara lain ga kenal siapa gw, waktu gw jalan-jalan ke Singapur."

    Jadi kami pikir: berbeda sekali dan bersyukur sekali mereka yang lahir di negara-negara bukan Indonesia dan memiliki nama belakang sesuai bahasa setempat. Jerman, Brazil, Arab, Israel, Thailand, Filipina, Malaysia. Di Indonesia, kami hidup bersama orang-orang yang secara "setengah-setengah" menganggap kami salah satu dari mereka. Dan oleh karena itu, orang asing akan sangat terkejut dan bertanya pada Si Bungsu:
    "Kau benar-benar asli Indonesia?"
    "Memang, kami tidak mempunyai ciri-ciri fisik yang jelas dan ini diperparah dengan isu rasial yang terhembus kencang akhir-akhir ini."

    Dan Juls angkat bicara lagi, setelah hening yang galau. 
    "Di negara lain, isu rasial, dalam tanda petik memang seharusnya. Misalnya orang Prancis dan imigran dari Afrika. Memang nenek moyang keduanya lahir di tanah yang berbeda."
    Niklas mulai greget dengan pembicaraan petang ini, meski kopi pekat panas baru disajikan oleh kami.
    "Tapi di Indonesia, kau lahir di suatu pulau di sini, tapi kau tetap kena isu rasial oleh dan dari orang yang lahir di suatu pulau di negri ini juga."
    Changk sedang sibuk membagikan gelas kopi. "Itulah kenapa orang asing menertawakan kita dan menganggap kita manusia primitif."
    Batokx seakan baru muncul dari bunker persembunyiannya. Dengan diam-diam dia menyalakan cigaret dan menyeruput kopi. Melepuh sudah lidah dan bibirnya. "Tapi, gimana pun  juga mereka yang rasis dan memprovokasi isu rasial demi alasan apa pun, bahkan demi melindungi Tuhan dan agama atau HAM, adalah orang yang perlu dibantu untuk keluar."
    Maksud lu apa zi, Tokx, ga jelas banget deh.
    Zammy melancarkan pukulan terakhirnya. "Mereka perlu dibimbing keluar dari dunia yang semu itu."
    "Dunia yang picik, Bro!"
    Ah, itu suara cempreng jelekx dari abang kami, Si Sulung, yang baru keluar dari kamar mandi. Tahu apa lu?


    Rasist+nasionalist (Roro)



    60

    Dan hari ini kami temukan lebih banyak lagi, mereka itu tersebar di hampir semua tempat umum dan ruang-ruang yang kami pergi. Misalnya, orang bersalaman atau berjabat tangan dengan menyentuh ujung kuku saja tanpa melihat ke wajah. Orang cenderung berprasangka bahwa seorang dewasa berkulit sawo matang, menggendong anak kecil berkulit langsat dan bermata sipit adalah penculik. Dan kemudian mereka jadi senang dan tertawa karena ada kasus di TV, seorang berciri-ciri seperti kami memang penculik, kemudian generalisasi pun terjadi dengan gampangnya.

    "Saya tahu orang seperti itu memang jahat," dan menerangkan ciri-ciri fisiknya adalah kebahagiaan terbesarnya.
    Kami sangat benci sifat orang seperti ini. baik si penculik maunpun korban. Orang-orang dengan mudah mencari pembenaran diri dengan menyalahkan orang lain. Padahal, berapa ribu sih, anak-anak yang diculik dalam setahun? Mengingat jutaan bayi lahir tiap minggunya. Itulah pentingnya ayah dan ibu "di rumah" dalam artian mereka tidak kehilangan kontrol pada anak-anaknya. Sebab sungguh tolol berprasangka pada orang asing yang berciri-ciri fisik tertentu...
    "Sementara kau membiarkan anak-anakmu di"jaga" oleh lebih banyak orang asing yang juga berciri-ciri tertentu."
    "Hari gini, masih rasis?"

    Stttttt...."Ataukah kau berniat menumpahkan lebih banyak darah tuan dan nyonya rasis?"

    Wanita+unperfect (Roro)

  • Jumat, 12 Februari 2010
  • A. Moses Levitt
  • Label ,
  • 59

    Suatu hari akhirnya kami tahu kalau wanita yang di laundry itu bernama Puput. Ada lagunya soal Puput ini yang selalu kami nyanyikan semasa kecil bersama teman-teman cewek yang kocak-kocak. Begini lagunya:
    PUPUT PUPUT MELATI ALIBABA...MERAH MERAH DELIMA PINOKIO...
    Tapi izinkan kami untuk menghentikan lagu itu di sana sebab kami ingin sekali mendeskripsikan wajah dari Puput ini. Bukan karena kami ingin membanding-bandingkannya dengan perempuan super-model laiknya Moss dan Bunschen, kami hanya cinta pada Puput ini, sebab dia baik. Bukan cinta yang biasa. Bukan melulu birahi.
    "Sok platonis lo, Cong!" seru Si Sulung dari atas tempat jemuran.
    Kami gak peduli.

    Puput.
    Ada flek-flek hitam di kedua pipi. Dia wanita ramah dan tidak rasis. Padahal orang-orang di luar sana itu, misalnya yang bawa mobil sedan itu, klakson terus menerus ketika kami berdiri menunggu angkutan umum di pinggir jalan.
    "Emangnya kenapa kalo klakson? Entar Bapak beli mobil buat kita juga, pasti lo bakalan klaksonin orang di pinggir jalan, belagak kayak jalan itu nenek lo yang aspalin. Orang yang aspalin aja, anak-anaknya gak mengklain itu jalan bapaknya, malahan mereka itu yang paling sopan."
    Ini Abang ngemeng apa zi?

    Atau sepasang kekasih yang bermesraan di dalam perut angkot, baru naik setelah kami, dan langsung bisik-bisik sambil melirik kami. Seakan kami ini ras paling busuk dari seluruh ras yang sedang saling mengklain ke-ariaan mereka itu.
    "Wuiz, bawa-bawa ras...lo tau apa tentang ras manusia?"
    Ih, Abang, kami tahulah...bahwa kedua manusia itu menertawakan kami karena kami  tidak seputih salju seperti mereka. Tapi bagaimanapun kami tetap salah satu ras manusia kan?
    "Eh, koq nyinggung soal salju sagala?"
    Itu namanya analogi. Makanya baca buku soal bahasa Indonesia dong. Jangan baca komik mulu!
    "Nah, itu salju kan semacam komik juga..."
    "Dari mana?"
    "Kan waktu kita kecil, ada tuh yang namanya Legenda Ular Salju."
    "Goblok, Legenda Ular Putih kale...."
    "Terserahlah...pokoknya ular salju atau ular putih it juga ras manusia."
    "Dungu lu,Bang!"
    Related Posts with Thumbnails

    La Musica